Pemasaran hendaknya
memusatkan perhatian apa
apa yang merupakan kekuatannya dan tidak pada titik
yang justru adalah kelemahannya.
5. Sumber daya adalah sesuatu yang kritis.
6. pemasaran hendaknya memperhitungkan resiko
yang tidak terlalu besar.
7. Pemasaran
hendaknya disusun diatas
landasan keberhasilan yang
telah dicapai.
8. Tanda-anda dari
suksesnya strategi ditampakkan dengan adanya dukungan
dari pihak-pihak yang
terkait, dan terutama
dari pihak eksekutif, dari semua
pimpinan unit kerja dalam distributor .
Suatu pemasaran hendaknya memberi
pulsa kepada pembelinya yang
sekaligus berarti mudah
dipahami oleh setiap
anggota manajemen puncak dan
setiap karyawan distributor .
Ada enam pulsa
yang tidak boleh dilupakan dalam suatu strategi, yaitu :
1. Apa yang dilakukan
2. Mengapa demikian
3. Siapa
yang akan bertanggungjawab atau
mengoprasionalkan strategi
4. Berapa banyak biaya yang akan dikeluarkan untuk operasioanalisasi pemasaran tersebut
5. Hasil apa yang diperoleh dari pemasaran itu.
Dengan pulsa ini setiap orang akan tergugah untuk
melaksanakan, sepanjang pulsa atau memberi
harapan bagi para karyawan. Pada pemasaran , secara menyeluruh terdapat dua
elemen kunci,
yaitu :
1. Pemasaran pasar produk ( Produk Market
Strategic)
Yaitu memusatkan
perhatian pada upaya mengharuskan produk melalui saluran-saluran pemasaran ke
pasar yang dituju.
2. Pemasaran promosi (Promotion Strategic)
Yaitu memusatkan perhatian pada upaya
mengharuskan produk melalui
saluran-saluran pemasaran ke pasar yang menjadi tujuan. Sedangkan menurut
mengemukan strategi pemasaran terdiri
dari atas lima
elemen yang saling
berkait. Kelima elemen tersebut adalah :
1. Pemilihan pasar
2. Perencanakan produk
3. Penetapan harga
4. Sistem distribusi
5. Komunikasi
pemasaran promosi, yang
meliputi periklanan, personal selling, promosi penjualan, direct
marketing dan public relations.
Konsep Pemasaran
Konsep pemasaran menyatakan bahwa kunci untuk meraih tujuan telekomunikasi
adalah menjadi lebih
efektif dari para
pesaing dalam memadukan kegiatan pemasaran guna menetapkan dan memuaskan kebutuhan dan keinginan pasar
sasaran.
Suatu provider dapat berjalan dengan baik karena adanya
pengelolaan yang baik pula. Pengelolakan yang baik bukan hanya pada kualitas
produk tetapi juga pada pemasaran. Konsep pemasaran adalah sebuah falsafah
bisnis yang menyatakan bahwa pemuasan kebutuhan pelanggan merupakan syarat ekonomi dan sosial bagi
kelangsungan hidup perusahaan. Konsep ini dianut oleh banyak provider modern yang berorentasi pasar pelanggan atau pasar.
Pemasaran memainkan peranan
penting dalam pengembangan pemasaran dalam peranan strategisnya, pemasaran
mencakup setiap usaha untuk mencapai kesesuaian antara provider dengan lingkungannya dalam rangka mencari
pemecahan atas masalah penentuan dua pertimbangan pokok. Pertama, bisnis apa
yang digeluti provider pada saat ini dan
jenis bisnis apa yang dapat dimasuki di masa mendatang. Kedua bagaimana bisnis
yang dipilih tersebut dapat dijalankan dengan sukses dalam lingkungan yang
kompetitif atas dasar perspektif produk, harga, promosi dan distribusi (bauran
pemasaran) untuk melayani pasar sasaran.
Kemudian defenisi pemasaran
adalah suatu proses manajerial dengan mana individu-individu dan
kelompok-kelompok mendapatkan apa yang mereka butuhkan dan inginkan melalui
penciptakan, penawaran dan pertukaran produk yang bernilai. Sedangkan defenisi
pemasaran yang dikemukana oleh adalah :
Pemasaran adalah suatu sistem
total dari kegiatan-kegiatan bisnis yang dirancang untuk merencanakan,
menentukan harga, mempromosikan dan mendistribusikan pulsa elektrik dan jasa yang memuaskan keinginan, baik
kepada para pelanggan saat ini maupun
pelanggan potensial.
Selanjutnya mengatakan bahwa :
Pemasaran adalah proses perencanakan dan pelaksanakan konsep harga, promosi dan
distribusi pulsa elektrik dan jasa untuk
menciptakan pertukaran yang memuaskan individu dan tujuan distributor .
Setiap perusahan selalu berusaha
agar melalui suatu produk pulsa elektrik
atau jasa yang menghasilkan akan memberikan suatu kepuasan kepada
pelanggan dengan tingkat kerja yang memberikan
keuntungan yang diharapkan.
Dalam usaha memuaskan kebutuhan
produknya, suatu provider selalu
diperhadapkan bagian factor yang dapat dikendalikan dan tidak dapat
dikendalikan. Provider selalu berusaha
menyesuaikan dirinya dengan faktor yang berada diluar perusahaan, melalui
pengendalian faktor-faktor yang terdapat didalam perusahaan. Salah satu yang
dapat dikendalikan adalah bauran pemasaran.
Kemudian berpendapat: Bauran pemasaran adalah
seperangkat alat pemasaran yang digunakan provider untuk mencapai tujuan pemasarannya dalam
