Rabu, 22 Agustus 2012

Segmentasi Menengah Ketas


Kalau di MKS ada beberapa dealer yang bermunculan, untuk menagnatisipasi munculnya pesang dealer yang keunggulannya seperti kita, jadi yang harus kita jadikan sasaran adalah pasar, jadi persaingan itu kita pro kepada pasar, pasar kita sudah semakinpintar, semaikin bisa memlih mana yang dia senangi, karena itu kita harus menciptakan defreasiasi, yang kita ciptakan ciri2 khas dealer kita yang tidak ada di dealer lain.

Boleh dealer banyak tapi kita ada cirri khusus yang kita kelolah secara inetern yang susah orang ikuti, kemudian kita tidak berhenti berinovasi, sehingga inovasi baru itu ada sesuatu yang selalu ditunnggu oleh pelanggan, ini yang harus kita tidak boleh ketinggalan teknologi, pesaing, nanti kedepan agen akan mengarah ke arah yang lebih banyakl arnanya, gambarnya, kemudian ini akan semakin tebal, siapa simpati yang semakin sama itu yang menang.kemungkina persaingan akan kesana. Harga tidak turun tetapi menambah volume, halaman tetapi harga tidak naik.

Sekarang ini pasar tidak melihat harga, tetapi kualitas, kalau kualitas jelek turun 500 kita tetap tidak naik voucher.orang cari kualitas.

Bisnis pulsa tidak boleh puas dengan posisinya seperti sekarang, karean perubahan sangat dinamis, kemapuan kawan2 diredaksi, khususnya dieditor, untuk meminalisr kesalahan cetak, ejaaan,ketepatan pilihan kata, akurasi, karena bisa menimbulkan intereprertasi yang lain, misalnya kapolista, kapolita bahasa itali, artinya pemimpin separoh musim, kapolisian untuk itu peminpin satu putaran pada sepakbola dua putaran, 9 pebruari 2004 mulai di lempar dipasar, bagaimana awal perusahaan, krnologis, bagaimana melakukan usaha, disisi voucher .

Kita ini berjualan sitiuasi masyarakat di kota kota besar, kami mau memnfaatkan kekuatan group,  kuncinya marketing mix, segmen menengah keatas lebih memahami tunttan pasar, segmen yang kita pilih itu adalah menengah ketas, orang-orang menengah ketas itu kesibukannya luar biasa, sehingga dia tidak bisa berlama-lama berjualan Simpati ,2 kalau dia hanya sekedar berjualan cara isi, khan ada Tv swasta, kemudian kalau toh agen itu harus terbit, maka kita harus bagaimana bentuknya bagaimana memcara isi kannya, ini dari konsep produknya,  kemudian kredibilitas produk  itu sangat ditentukan oleh obyektifitas dari Simpati itu sendiri, symbol dari obyektifitas itu masalah independent sehingga diprovider. 

Ini tidak ada satupun kios dibiarkan untuk menerima amplop,supaya kita bisa menentukan sendiri pemcara isi annya warnanya, fungsi dealer bukan hanya mencari keuntungan semata-mata tetapi juga sebagai kontrol sosial, kemudian dari sisi price, harus berani subsidi, untuk kios tidak disogok maka harus kebutuhannya terpenuhi, harga kami buat lebih redah disbanding pesaing, bukan berarti agen kami dibuat lebih murah tidak, tetapi kami sengaja untuk khusus untuk khusus memberikan subsidi kepada cara isi itu.

Kemudian juga menciptakan pos-pos, sekarang ini untuk membuat sebuah keputusan bukan lagi dari bapak yang domina, kadang ibu, anak. Makanya untyuk voucher pulsa ini dilengkapi dengan pilihan 5 pasarkan an gratis, ada smartfren anak-anak bahasa indoensia, Ayo, smartfren anak-anak bahasa Inggris namanya IM3, ada flexi isi plus, smartfren sinyal, flexi rumah jadi hanya bayar 40 ribu, kalau nanati sasaran kami untuk eksekutif yang yang punya anak kecil bisa memilih majakah ayo atau Im3, kalau demannya main HP bisa memilih smartfren signal, kalau bapaknya ibunua suka main flexi isi plus.

Bapaknya ibunya pngin rumah renovasi, interv harus menciptakan plus sesungguhnya pemasaran memenagkan persaingan kalau judul ini kamu anggap benar, tidak ada bedanya kalau Amerika melawan irak, kenapa As berani masuk ke Irak karena bisa bisa menyakini bahwa dia punya banyak plus-plus, dari tehnologi, keterampilan personal, wawasan, strateginya bagus, dia berani maju, dimanapun kita masuj kami akan menang kalau kita berani subsidi, sejauh kita punya duit