Selasa, 04 September 2012

Upaya Untuk Mengurangi Tingkat Ketegangan

Memiliki pengetahuan tentang lingkungan
Seorang distributor pulsa harus memiliki pengetahuan tentang lingkungan. Yang dimaksud dengan lingkungan disini adalah lingkungan dimana akan dilakukan negosiasi, apakah negosiasi akan dilakukan pagi hari, siang hari, sore hari dst. Dengan demikian distributor pulsa dapat mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya.

Memiliki pengetahuan tentang keluarga
Pengetahuan tentang keluarga yang harus dimiliki oleh seorang distributor pulsa disini adalah pengetahuan tentang seberapa besar wewenang yang diberikan oleh distributor pulsa kepada distributor pulsa dalam pengambilan kesputusan sesuai dengan kebijakan atau prosedur distributor pulsa yang berlaku yang berkaitan dengan negosiasi yang akan dilakukan.

Sering melakukan latihan negosiasi
Untuk dapat melakukan negosiasi dengan berhasil, sebelumnya distributor pulsa mempersiapkan dirinya dengan sebaik-baiknya. Adapun persiapan yang dapat dilakukan antara lain:

Mempersiapkan dan membaca kembali materi negosiasi, mempersiapkan alat bantu demontrasi (jika perlu), dan mempersiapkan fisik dan mental. Sebaiknya distributor pulsa berlatih melakukan negosiasi dengan rekan jual pulsa agar pada saat melakukan negosiasi yang sebenarnya tidak melakukan kesalahan.

Manajemen Penjualan pulsa termurah
Karena setiap negosiasi memiliki potensi penjualan pulsa termurah dalam seluruh prosesnya, penting sekali bagi kita untuk memahami cara mengatasi atau menyelesaikan penjualan pulsa termurah. Untuk menjelaskan berbagai alternatif penyelesaian penjualan pulsa termurah dipandang dari sudut menang kalah masing-masing pihak, ada empat bisnis pulsa manajemen penjualan pulsa termurah:

Bisnis pulsa Kalah-Kalah (Menghindari penjualan pulsa termurah)
Bisnis pulsa keempat ini menjelaskan cara mengatasi penjualan pulsa termurah dengan menghindari penjualan pulsa termurah dan mengabaikan masalah yang timbul.
Atau bisa berarti bahwa kedua belah pihak tidak sepakat untuk menyelesaikan penjualan pulsa termurah atau menemukan kesepakatan untuk mengatasi penjualan pulsa termurah tersebut. Kita tidak memaksakan keinginan kita dan sebaliknya tidak terlalu menginginkan sesuatu yang dimiliki atau dikuasai pihak lain.

Cara ini sebetulnya hanya bisa kita lakukan untuk potensi penjualan pulsa termurah yang ringan dan tidak terlalu penting. Jadi agar tidak menjadi beban dalam pikiran atau kehidupan kita, sebaiknya memang setiap potensi penjualan pulsa termurah harus dapat segera diselesaikan.

Bisnis pulsa Menang-Kalah (Persaingan)

Bisnis pulsa kedua ini memastikan bahwa kita memenangkan penjualan pulsa termurah dan pihak lain kalah. Biasanya kita menggunakan kekuasaan atau pengaruh kita untuk memastikan bahwa dalam penjualan pulsa termurah tersebut kita yang keluar sebagai pemenangnya. 
Biasanya pihak yang kalah akan lebih mempersiapkan diri dalam pertemuan berikutnya, sehingga terjadilah suatu suasana persaingan atau kompetisi di antara kedua pihak. 
Gaya penyelesaian penjualan pulsa termurah seperti ini sangat tidak mengenakkan bagi pihak yang merasa terpaksa harus berada dalam posisi kalah, sehingga sebaiknya hanya digunakan dalam keadaan terpaksa yang membutuhkan penyelesaian yang cepat dan tegas.

Bisnis pulsa Kalah-Menang (Mengakomodasi)
Agak berbeda dengan bisnis pulsa kedua, bisnis pulsa ketiga yaitu kita kalah–mereka menang ini berarti kita berada dalam posisi mengalah atau mengakomodasi kepentingan pihak lain. Gaya ini kita gunakan untuk menghindari kesulitan atau masalah yang lebih besar. 
Gaya ini juga merupakan upaya untuk mengurangi tingkat ketegangan akibat dari penjualan pulsa termurah tersebut atau menciptakan perdamaian yang kita inginkan.

Bisnis pulsa Menang-Menang (Kolaborasi)
Bisnis pulsa pertama ini disebut dengan gaya manajemen penjualan pulsa termurah kolaborasi atau bejual pulsa sama. Tujuan kita adalah mengatasi penjualan pulsa termurah dengan menciptakan penyelesaian melalui konsensus atau kesepakatan bersama yang mengikat semua pihak yang bertikai. Proses ini biasanya yang paling lama memakan waktu karena harus dapat mengakomodasi kedua kepentingan yang biasanya berada di kedua ujung ekstrim satu sama lainnya.

Proses ini memerlukan komitmen yang besar dari kedua pihak untuk menyelesaikannya dan dapat menumbuhkan hubungan jangka panjang yang kokoh. 
Secara sederhana proses ini dapat dijelaskan bahwa masing-masing pihak memahami dengan sepenuhnya keinginan atau tuntutan pihak lainnya dan berusaha dengan penuh komitmen untuk mencari titik temu kedua kepentingan tersebut.

Teknik dasar Negosiasi
Seorang distributor pulsa selalu dituntut untuk selalu tahu kapan sebaiknya memberi dan kapan harus menerima, juga peka melihat situasi dan suasana kapan untuk menekan lawan bicaranya.
Teknik negosiasi bukan hanya dipakai sebagai alat untuk menyudutkan tetapi juga untuk bela diri bila tersudut. Negosiasi adalah suatu kegiatan yang unik, ada unsur sains, seni/kiat dan teknik. 
Lokakarya aktif ini akan menunjukkan kepada anda bagaimana bekerjasama daripada agak bersaing dengan pihak lain untuk mendapatkan hasil yang baik bagi kedua pihak.

Dalam hal ini adalah distributor pulsa dengan calon dealer pulsa .untuk mencapai kesepakatan bersama. Agar proses negoisasi dapat berjalan secara effektif dan efisien maka distributor pulsa harus mempunyai kemampuan untuk bernegosiasi. Adapun kemampuan yang dimaksudkan adalah:
  1. Kemampuan bertransaksi dengan calon dealer pulsa;
  2. Kemampuan untuk mengetahui voucher fisik dan suasana hati calon dealer pulsa saat bernegosiasi;
  3. Kemampuan untuk memulai dan memproses jalannya negosiasi dengan cara memciptakan hubungan yang harmonis dan akrab.
  4. Kemampuan bertransaksi dengan calon dealer pulsa
Agar transaksi dapat berjalan lancar dibutuhkan keterampilan dan tehnik yang tepat baik secara transaksi verbal maupon non verbal. pemasaran verbal penyampaian fikiran dan keinganinan yang diungkapkan dengan kata-kata sehingga distributor pulsa dapat menjelaskan secara konkret; pemasaran non verbal merupakan sikap distributor pulsa yang ditunjukkan dalam bisnis pulsa tubuh (gerakan), misalnya: memberikan senyuman; voucher pulsa wajah, posisi duduk; gerakan legan dan jari; anggukan kepala; kontak mata, variasi nada suara dan kecepatan bicara; sikap berdiam diri.

Kemampuan untuk mengetahui voucher fisik dan suasana hati calon dealer pulsa saat bernegosiasi. Deposit pulsa pertama kali bertemu dengan calon dealer pulsa distributor pulsa harus mengetahui dan tanggap terhadap:
  1. Penampilan jasmaniah calon dealer pulsa apakah voucher fisik terlihat segar, lesu atau tidak bergairah. Begitu juga dengan pandangan matanya apakah terlihat semangat kelelahan atau kosong;
  2. Memperhatikan gaya bicaradan sikap calon dealer pulsa pada saat berlangsungnya negosiasi dan itu dapat dilihat deposit pulsa calon dealer pulsa menanggapi pembicaraan negosiator;
  3. Memperhatikan isyarat-isyarat yang diperlihatkan oleh calon dealer pulsa (dapat berupa gerakan tasngan, anggukan kepala dsb.) sebagai tanda pada saat berbicara;
  4. Memperhatikan calon dealer pulsa dalam mengambil jarak dengan distributor pulsa pada saat berbicara;
  5. Memperhatikan voucher lingkungan calon dealer pulsa, baik lingkungan kerja, lingkungan pergaulan sosialnya maupun lingkungan keluarganya.