Kamis, 16 Agustus 2012

Ada Ciri Khusus Yang Kita Kelola


Kita akan memposisikan diri pada pasar, target sasaran menengah dengan golonga atas, karena segmetasi itu kita lihat dari sisi penghasilannya, pendidikan.
Itulah yang kita jadikan segmentasi, fokus pemasaran, dan itulah yang kita garap tersu meneurus, tentunya harus sejalan denga arah pemcara isi an, arah pemcara isi an kita adalha cara isi nasional yang warna daerah, mengikut sertakan para cendekiawan para tokoh2 daerah ini untuk memberikan komentar2 tentang apa yang kita ungkap di dealer ini.

Karena itu memang untuk peningkatan ini ada dua sector, umum itu semua Pulsa elektrik yaitu sector langganan dan sector eceran, tapi bagi bisnis pulsa yang paling diutamakan adalah pelanggan eceran.
Sasaran kedua, ada juga agen sasaran utamanya adalah eceran tapi kita ini adalah langganan, karena itu promosi kita terus menuerus lakukan. 
Promosi yang utama kita lakukan adalah menggunakan agen karena kita beranggapan bahwa orang itu harus dipancing berjualan dulu baru berlangganan, sama dengan rokok dicoba dulu baru dibeli, sama dengan agen.

Promosi yang pertama kita lakukan adalah agen dan seluruh potensi lapisan atas dan menengah itu mebjadi sasaran promosi.
Kedua adaah melakukan ifen2,kegiatan untuk mengenalkan dealer 2 ini untuk kalangan seperti yang disebutkan tadi, kegiatan bisnis katering, melakukan diskusi2, seminar, melakukan beberapa kegiatan ilmiah sesuaikan dengan kegiatan yang lagi top, tentu juga kita menggairahkan agen, jasa agen, dengan agen kita akan memberikan sesuatu yang menarik dengan mendistribusikan agen ini, dia bisa meningkatkan penghasilannya.

Junlah agen inbi kita bisa tata sedemikian rupa supaya bbisa menjangkau seluruh wilayah, fokus utama kita mks dan sekitarnya karena maks adalah potensi potensi pasar yang menjadi standar bagi pemasang2 pulsa.
Standar provider survey untuk mengukur kinerja suatu dealer , itu kita lakukan para agen ini sehingga agen ini memiliki potensi yang sangat kuat untuk menerobos pengguna sampai ke pelosok jadi bukan kita saja, kalau kita saja, hanya 10 - 20 itu tidak mampu, karena itu kita memilki satu jaringan, agen itu.

Hampir mendekati 100, dan setiap agen ini memilki 100 antar anatara 5 10 orang, jadi kita ini memiliki sekitar 700 san kru untuk menjangkau pelanggalan- pelanggan ini.
Pembeli ini tentu sangat pahami maunya, maunya adalah ingin berjualan agen tepat waktu, kebiasaan orang jam 6 pagi kebiasaan berjualan simpati , jadi bagaimana agen ini bisa sampai kepelangga jam 6 pagi, stategi ini kita lakukan sejak lama sehingga jumlah pelanggan bertambah juga menjadi panatik, tidak mau berhenti karena terbiasa, dan bagaimana membangun panatisme ini. 

Kita membentuk semacam dewan pembaca, kita pilih anggota masyarakat yang kira2 yang bisa mewakili, kita ambil dari ada dari cendekiawan, pemerinta, pengusaha, dari mahasiswa, yang secara teratur memberikan masukan2 dan kritikan bagi kita yang kita anggap presentasi dari pembaca, masukan itu kita terimah, kita olah dan kita tampung 

Sehingga apa yang dinginkan pengguna kita bisa penuhi, penatisme pelanggan itu tetap kita jaga, karena itulah merupakan ukuran satu dealer berkembang dealer tidak bisa bekembang tanpa pulsa.
Karena itu pulsa murah hanya orang mau berikla kalau  pertama punya  segmentasi jelas, kemudia  jumlah pembelinya tau persis pembelinya dari kelompok mana, dia memilki wilayah jangkauan yang luas dan juga sangat membutuhkan kualitas dari pengguna kita, unsur2 ini sangat kita deteksi dari pelanggan

Dari eceran kita bisa pantau bahwa irtu dari menengah kebawah, karena itu kita punya perhitungan, maka kita punya perhitungan, pelanggan bisnis pulsa itu rata2 penghasilannay 1500 juta per bulan dibawah itu akan menjadi eceran
Berapa orang di MKS ini kira2 mempunyai penghasilan 1500/perbulan itulah sasaran pelanggan kita, sedangka dibawah itu adalah sasaran eceran, ini idikasinya sangat jelas, karena ketika hari sabtu minggu itu jumlah pembeli eceran sedikit menurun, karena hari itu hari libur, jadi pegawai2 rendahan itu tidak keluar rumah mencari simpati.

Jadi ini menjadi kita kreasika itu menjadi penjualan eceran sabtu-minggu itu itu juga bukan lagi di lalmpu merah tapi masuk diperkampunga2, komplek perumahan2 sehingga pengguna penghasilannya 1500 juta tetap berjualan simpati .

Kita juga secara  teratur  mengavaluasi   kinerja setiap 3 bulan,  dan memberikan kreasi bahwa promosi, kiat2    harus juga memilki trend, mungkin sperti nokia itu bahwa setiap tahun ada haya baru, ada model baru yang dilahirkan untuk bagaimana mendekati pelanggan itu secara garis besar.

Kalau menhambat peningfkatan voucher memang dari segi dari [etumbuhan ekonomi daerah, ini sangat kentara apabila kondisi masyarakat kita ini pada saat kondisi kebutuhan pinansialnya meningkat misalnya menjelang hari raya, dengan ajaran baru itu ada yang hentikan sementara.
Tapi tidak permanen, itu indicator masalah ekonomi, kedua adalah  persaingan, persaingan itu semakin ketat, bukan juga hanya mengadapi saingan sesama agen tetapi juga menghadapi  saingan juga TV, pemcara isi an TV sudah berulang-ulang, maju, sehingga agen ini tidak melakukan perubahan2 sistim pemcara isi an dia akan dtinggalkan dan lebih baik ke TV, itu hambatan yang harus kita atasi.

Juga peningkatan pelayanan, pelanggan kita ini sudah semakin maju, sudah semakin banyak maunya, kalau misalnya dia tidak ingin terlambat, maunya cepat, ketika kita cepat maningkat lagi, kalau dia diantarkan agen jangan disimpang dipagar tetapi dibawah samapai kedepan pintunya, kmudian setelah itu, naik lagi bukan lagi didepan pintunya tetapi maulagi hadiah, karena yang lain kasih hadiah, jadi semua yang mendukung peningkatan itu kita ikut didalamnya, seperti itu. 

Internal, teknologi SMS, pinansial, tehnologi selalu berkembang menjadi canggih kita harus ikuti, SMS ini kita tingkat untuk selalu kita tingkatkan karena pembaca kita semakin pintar, jadi  kalu setiap tahun kita menghasilkan sarjana s1 5000 berpa S2, masa kita punya kios hanya SMA sehingga masyarakat tidak dapat pulsa yang tidak setara dengan yang dibutuhkan, jadi SMS ini sangat fokus, kemudian teknologi, penjadwalan progran pinansil