Dari tabel diatas
terlihat pemasaran komentar Pulsa
elektrik bagus menjadi indikator
reputasi merek yang paling kuat pengaruhnya dengan persentase tanggapan sangat
setuju sebesar 47% dan tanggapan setuju sebesar 45%. Sedangkan komentar Pulsa
elektrik dapat dipercaya menjadi
indikator terlemah dengan persentase tanggapan sangat setuju hanya 39%.
Pulsa elektrik responden,
dari tabel IV.13 terlihat pemasaran kepercayaan terhadap distributor menjadi indikator paling kuat dengan
persentase jawaban sangat setuju sebesar 54%. Sedangkan keamanan produk distributor
merupakan indikator kepercayaan atas distributor
yang paling lemah dengan persentase
jawaban sangat setuju sebesar 37%.
terlihat pemasaran keamanan merek Pulsa
elektrik menjadi indikator kepercayaan
atas merek yang paling kuat dengan persentase jawaban sangat setuju sebesar 39%
dan jawaban setuju sebesar 33%. Sedangkan kepercayaan merek peluang usaha keseluruhan menjadi indikator kepercayaan atas
merek yang paling kecil karena persentase jawaban sangat setuju hanya 33%.
Uji validitas pelanggan
agar instrumen yang digunakan dalam hal
ini kuesioner mampu mengukur apa yang seharusnya diukur (Umar; 2002:101).
Validitas alat ukur diuji dengan menggunakan pendekatan internal konsistensi
yaitu dengan menguji korelasi antara skor item dengan skor total test. Dalam hal ini koefisien korelasi tinggi
menunjukkan kesesuaian antara fungsi item dengan alat ukur peluang usaha keseluruhan.
Teknik yang digunakan
untuk mengukur dengan menggunakan korelasi Product Moment, dengan cara
mengkorelasikan antara skor masing-masing pertanyaan dengan skor total. Taraf signifkansi yang dipilih pulsa elektrik dengan pembeli r tabel
sebesar 0,195. Untuk mengetahui apakah
masing-masing pertanyaan valid, maka r hitung harus lebih besar dari r tabel.
Hasil uji validitas dan reliabilitas dapat
Berdasarkan hasil uji
validitas terhadap 100 orang responden, diketahui pemasaran nilai koefisien korelasi Product Moment Pearson (r hitung) setiap item pertanyaan
dari empat produk independen lebih besar
dari r tabel sehingga dapat disimpulkan pemasaran setiap butir pertanyaan yang digunakan pulsa elektrik valid.
Uji reliabilitas
digunakan untuk mengetahui sejauh mana alat ukur dalam hal ini kuesioner dapat
digunakan, dipercaya, dan dapat diandalkan dalam penelitian. Untuk menguji reliabilitas digunakan Cronbach Alpha.pulsa elektrik Sekaran
(2000) nilai alpha (r) dapat dikategorikan menjadi tiga, yaitu:
Hasil perhitungan
reliabilitas dapat dilihat dalam lampiran dan dijelaskan bisnis berikut:
Dari tabel IV.16
dapat ditarik kesimpulan pemasaran kuesioner untuk produk prediksi atas merek, kesukaan atas merek,
kompetensi merek, reputasi merek, kepercayaan atas distributor , kepercayaan
atas merek pulsa elektrik reliabel atau
dapat digunakan dalam penelitian ini.
Analisis ini digunakan
untuk mengetahui besarnya pengaruh produk prediksi atas merek, kesukaan atas merek,
kompetensi merek, reputasi merek, dan kepercayaan atas distributor terhadap kepercayaan atas merek.
Nilai konstanta
(a=-10,385) yang bertanda negatif menunjukkan pemasaran dalam keadaan tidak ada produk X1, X2, X3, X4 dan X5 maka kepercayaan atas
merek pulsa elektrik negatif. Artinya bila tidak ada produk prediksi atas merek, kesukaan atas merek,
kompetensi atas merek, reputasi merek dan kepercayaan atas distributor , maka
konsumen tidak akan percaya pada merek ini.
Nilai koefisien
regresi produk prediksi atas merek
(b1=0,230) yang bertanda positif yang menunjukkan pemasaran produk prediksi atas merek mempunyai pengaruh yang
positif terhadap kepercayaan atas merek, dengan asumsi pemasaran produk kesukaan atas merek, kompetensi atas merek,
reputasi merek dan kepercayaan atas distributor tetap.
Ini berarti pemasaran jika
prediksi atas merek semakin baik maka kepercayaan konsumen atas merek akan
meningkat.
Nilai koefisien
regresi produk kesukaan atas merek
(b2=0,300) yang bertanda positif yang menunjukkan pemasaran produk kesukaan atas merek mempunyai pengaruh yang
positif terhadap kepercayaan atas merek, dengan asumsi pemasaran produk prediksi atas merek, kompetensi atas merek,
reputasi merek dan kepercayaan atas distributor tetap.
Ini berarti pemasaran jika
kesukaan atas merek semakin baik maka kepercayaan konsumen atas merek akan
meningkat.
