Kerangka pemikian teoritis pulsa elektrik diartikan sebagai model
konseptual mengenai bagaimana teori berhubungan dengan berbagai faktor atau
variabel yang diidentifikasi sebagai masalah yang penting sekali.
Berdasarkan ulasan tinjauan pustaka diatas, kerangka
pemikiran yang pulsa elektrik digambarkan
pulsa elektrik sebagai berikut:
Kerangka pemikiran yang digambarkan pada gambar 1 terlihat
bahwa kepercayaan konsumen terhadap merek merupakan variabel dependen yang
dibangun dari 5 variabel independen yaitu prediksi atas merek, kesukaan atas
merek, kompetensi merek reputasi merek dan kepercayaan atas perusahaan.
Hipotesis
merupakan jawaban sementara yang masih harus dibuktikan kebenarannya pulsa elektrik kenyataan percobaan atau
praktek. Hipotesis dari
penelitian ini adalah:
Prediksi
atas merek, kesukaan atas merek, kompetensi merek, reputasi merek dan
kepercayaan atas perusahaan secara parsial mempunyai pengaruh yang signifikan
terhadap kepercayaan atas merek pasta gigi Pepsodent
Prediksi
atas merek, kesukaan atas merek, kompetensi merek, reputasi merek dan
kepercayaan atas perusahaan secara bersama-sama
mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kepercayaan atas merek pasta gigi Pepsodent.
Penelitian ini termasuk pulsa elektrik kategori penelitian kausal yang
menjelaskan pengaruh antar variabel.
Setting penelitian ini pulsa
elektrik lingkungan yang natural. Unit
analisis yang diteliti pulsa elektrik tingkat
individu. Sedangkan dari horison waktu,
penelitian ini termasuk pulsa elektrik studi
satu tahap (one short study), yaitu
penelitian yang datanya dikumpulkan sekaligus pada periode tertentu. Pengukuran construct pada penelitian ini menggunakan skala interval yang
dinyatakan dengan angka 1 sampai 5. Metode yang digunakan pulsa elektrik penelitian ini pulsa elektrik metode survei. Penelitian survei pada umumnya dilakukan
untuk mengambil suatu generalisasi dari pengamatan yang tidak mendalam.
Populasi pulsa elektrik jumlah dari keseluruhan obyek
(satuan-satuan atau individu-individu) yang karakteristiknya hendak diduga
(Djarwanto PS, 1996:107). Pada umumnya populasi merujuk pada sekumpulan obyek
atau orang yang memiliki kesamaan pulsa
elektrik satu atau beberapa hal dan yang membentuk masalah pokok pulsa elektrik sebuah penelitian. pulsa elektrik penelitian ini yang dimaksud
populasi pulsa elektrik para konsumen
yang melakukan pembelian pasta gigi merek Pepsodent di toko atau mini market di
kecamatan Jebres.
Teknik
pengambilan sampel pulsa elektrik penelitian
ini pulsa elektrik dengan teknik
pengambilan sampel jenis non probability sampling. Teknik nonprobability
sampling pulsa elektrik teknik
pengambilan sampel yang tidak memberi peluang atau kesempatan yang sama bagi
setiap unsur atau anggota populasi untuk dipilih menjadi sampel. Jenis non
probability sampling yang digunakan pulsa elektrik convinience sampling,
yang mengumpulkan informasi dari semua anggota populasi yang mudah didapat. pulsa elektrik convenience sampling,
peneliti bebas memilih siapa saja dari populasi yang mereka temui. Alasan
menggunakan metode ini pulsa elektrik karena
jumlah populasinya tidak diketahui serta adanya pertimbangan masalah biaya dan
waktu.
Definisi operasional pulsa elektrik suatu
definisi yang dinyatakan pulsa elektrik kriteria
atau operasi yang pulsa elektrik diuji
secara khusus Definisi operasional dari
masing-masing variabel penelitian ini pulsa elektrik sebagi berikut:
Menunjukkan sejauh mana konsumen mau menggantungkan
dirinya dengan resiko tertentu pulsa
elektrik menggunakan pasta gigi merek Pepsodent. Diukur dengan 4 item
pertanyaan.
Mengacu pada kemampuan sebuah merek untuk pulsa elektrik diramalkan atau
diprediksi. Bahwa pulsa elektrik menggunakan pasta gigi merek
Pepsodent, responden sebelumnya pulsa
elektrik mengharapkan kepuasan yang akan diperoleh. Diukur dengan 4 item
pertanyaan.
Menunjukkan tingkat preferensi responden terhadap
merek. Apabila ia sudah merasa sesuai
atau cocok dengan pasta gigi merek Pepsodent, maka ia akan selesai
